Selasa, 29 Mei 2018

7 Metode Merawat Kebersihan Rumah dan Lingkungan Gampang

Metode menjaga kebersihan – kebersihan ialah salah satu hal penting yang menyangkut kehidupan Anda, kecuali kebersihan diri yang dijaga, lingkugan sekitar Anda juga semestinya diperhatikan. Menjaga kebersihan diri memang pasti mesti diamati menyangkut interaksi dengan orang lain, tapi dalam agama islam ada istilah kebersihan yakni beberapa dari iman.

Banyak hal yang akan terjadi sekiranya Anda tidak memandang kebersihan diantaranya merupakan penyakit, penyakit bisa ditimbulkan oleh tradisi yang tidak bersih, misalnya yakni membuang sampah sembarangan yang akan membikin lingkungan kumuh atau banjir karena tersumbatnya aliran air.
Bahaya lain yang dimunculkan oleh kebiasaan tidak bersih yaitu penyakit dbd sebab nyamuk aedes aegyti, banyak yang terpaksa semestinya pergi ke rumah sakit sebab dirawat karena penyakit ini, perkembang biakan nyamuk ini awam terjadi di lingkungan yang tidak bersih atau banyaknya genangan air.

Metode Merawat Kebersihan Rumah


Selain itu kebersihan rumah juga seharusnya Anda jaga agar rumah Anda sehat dan betah untuk ditempati, selain itu rumah yang sehat juga bagus untuk kondisi kesehatan si kecil-anak, ada banyak cara yang mudah dilakukan agar rumah Anda konsisten bersih, kebersihan juga yaitu satu hal kebiasan yang seharusnya diaplikasikan bagi perkembangan psikis anak, bagaimana tidak kebisaan jorok orang tua akan mudah dicontoh oleh buah hati-si kecil pada saat beranjak dewasa.
Ingat kebersihan merupakan sebagian dari iman, jika Anda jorok karenanya besar kemungkinan akan berpengaruh pada kebiasan atau sifat jelek yang lain.

Baca juga: https://sedotwcpontianak.com/

Berikut ini kami rangkum cara menjaga kebersihan dg gampang dan sederhana
  1. Jaga kebersihan lingkungan 
Cara menjaga kebersihan rumah yang pertama adalah menjaga lingkungan sekitar, menjaga kebersihan sekitar rumah Anda atau tempat tinggal dapat dijalankan dengan gampang tetapi efektif, caranya ialah dengan menyapu atau mengepel. Menyapu dipakai untuk membersihkan lantai dari debu atau sampah kering, sesudah membersihkan debu kemudian adalah mengepel sebagai langkah berikutnya supaya lantai kian bersih, kecuali itu mengepel juga dapat membersihkan noda basah.
Menggunakan cairan pembersih lantai selain membuat ruangan harum juga dapat membunuh bakteri yang melekat pada lantai, lantai yang bersih dan wangi juga akan membikin nyaman rumah atau daerah tinggal Anda, selain itu lantai yang bersih juga menghindarkan buah hati-si kecil dari penyakit.

 2. Membuang sampah pada tempatnya
Membuang sampah pada tempatnya yakni hal remeh yang tidak umum orang indonesia lakukan, tradisi jelek orang kita yakni buang sampah sembarangan, dapat anda lihat sesudah acara demo, nonton bola, acara musik pasti setelah itu Anda akan memandang banyak sampah berserakan.
Sampah yang dibuang sembarangan akan mengakibatkan banjir, selain itu sampah yang kotor juga dapat menjadi sumber penyakit membahayakan.

Lebih bagus lagi yakni buang sampah menurut sifatnya, umpamanya yaitu membedakan membuang sampah yang sifatnya organik dan non organik. Sampah organik yang gampang terurai seperti dedaunan, kulit buah, hingga sisa makanan. Walaupun untuk sampah organik adalah plastik, barang bekas elektronik, barang almunium bekas rumah tangga atau barang bekas kemasan atau bekas yang tidak terpakai yang terbuat oleh tangan manusia.

Mengapa sepatutnya membedakan sampah organik dan non organik? Hal ini dilakukan supaya daur ulang lebih dilaksanakan oleh petugas kebersihan.

3. Melipat kemasan makanan atau minuman kotak/box
Pada kemasan minuman yang berbentuk kotak sebetulnya sudah tertera bagaimana metode membuangnya, anda bisa mengamati sebelah sisinya.

Jikalau Anda buang kemasan tersebut cocok dengan undang-undang yang tertera, karenanya akan membantu mengurangi volume sampah. Apalagi jika Anda tinggal di tempat kost yang memiliki tempat sampah yang terbatas, maka buang sampah sesuai anjuran akan amat membantu mengurangi sampah, selain itu juga membuat lingkungan menjadi lebih bersih.

4. Remukan sampah botol plastik
Ada salah satu iklan minuman yang memperagakan bagaimana membuang sampah dengan meremukan sampah bekas botol minuman produk hal yang demikian dengan meremasnya terutamanya dulu, dengan sistem meremukan botol bekas gunakan tersebut, maka kita akan mengurangi resiko pengaplikasian botol bekas daur ulang serta membantu mengurangi volume sampah.

Perlu Anda ketahui bahwa penerapan botol bekas sungguh-sungguh membahayakan apalagi sekiranya memakai kemasan bekas yang tertera tak boleh diaplikasikan lagi.
Bagi Anda yang tinggal di perumahan, sebaiknya rutin mengikuti aktivitas kerja bakti yang diadakan di sekitar rumah Anda, selain menjaga kebersihan Anda juga sudah menjaga kekerabatan sosial dengan masyarakat sekitar.

5. Mendaur ulang sampah
Daur ulang juga perlu dijalankan untuk memanfaatkan sampah yang masih layak untuk diaplikasikan, jikalau Anda memiliki sampah botol plastik semisal yang masih sesuai diterapkan, karenanya manfaatkanlah untuk mengurangi volume sampah, misalnya ialah memanfaatkan ember bekas cat untuk pot tanaman hias rumah Anda, atau mengaplikasikan bekas sebagai tempat sabun cair di dapur dan lain-lain.

Kecuali itu ember bekas hal yang demikian juga bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman seperti cabe sehingga berguna juga untuk mengurangi pengeluaran membeli kebutuhan akan bumbu dapur tersebut.

Baca Juga: Jasa perbaikan saluran buntu di pontianak

6. Buang sampah yang dapat menampung air hujan
Air yang tertampung pada sampah pada ketika musim hujan akan mengakibatkan lingkungan dekil, selain itu juga akan menyebabkan munculnya berjenis-jenis penyakit salah satu penyakit yang lazimnya muncul dampak air yang tertampung pada sampah adalah penyakit demam berdarah yang diakibatkan oleh nyamuk aedes aegypi.

Dengan buang sampah yang dapat menampung air, berarti Anda telah menjaga kebersihan lingkungan dan menghidarkan keluarga serta orang lain dari bermacam tipe penyakit yang muncul dari budaya buruk buang sampah sembarangan atau tidak menjaga kebersihan lingkungan.

7. Tidak menggantung banyak pakaian di belakang pintu
Sistem menjaga kebersihan yang terakhir yaitu tidak menggantung pakaian, Bagi Anda yang mempunyai budaya menggantung baju di kamar, sebaiknya budaya itu dikurangi karena akan membuat rumah Anda menjadi kurang sehat, udara dalam rumah Anda akan menjadi kurang sehat karena baju yang apek. Sebaiknya sesudah menggunakan baju seketika cuci pakaian tersebut atau menyimpannya di daerah khusus yang tertutup.

Sabtu, 26 Agustus 2017

SERIBU BAIT TAK BERJUDUL

Sejenak berhenti dari perjalanan untuk melupakan dan mencoba mengukur jejak langkah yang telah dilalui. Dengan segala keterbatasan, berusaha bangkit dalam rentang waktu yang terus berproses. Dari segala arah, Saya melihat dan mengizinkan hati untuk memahami yang telah terjadi. Menggali lebih dalam lagi, demi sebuah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang terkesan bodoh dan munafik. Berusaha jujur terhadap diri sendiri, mungkin lebih mulia dari pada memendam rasa atas kecewa yang terus menari dalam ketidak pastian. Kuakui bahwa Saya tak setegar kata yang terus terucap, namun berada dalam posisi ini mewajibkan Saya untuk bertahan dalam diam dan membiarkan waktu berhenti atas kehendak yang mustahil untuk dilakukan. Biarkan semua berlalu seperti masa yang telah hilang dalam alur cerita yang menyisakan pedih antara Aku dan Kamu. Seribu kata cinta yang pernah terucap olehmu, mungkin hanya akan menjadi bait-bait puisi tak berjudul yang nantinya akan kurangkai disetiap denyutan nadi dan debaran jantung. Olehnya itu, kupasrahkan diri ini untuk menjadikanmu sebagai MASA LALU dari cinta yang terhempas oleh butiran-butiran sikap yang tidak konsisten seperti angin yang berhembus dalam ruang dan waktu yang berbeda. -hr-

Senin, 21 Agustus 2017

TERKUBURNYA SEBUAH RASA

Sebuah rasa harus segera kuhapus, mulai sejak dari ketikan kata pertama dari artikel ini. Rasa yang awalnya cukup meyakinkan, namun waktu ternyata membuatnya berubah. Mungkin kelak Saya harus memikul kecewa yang teramat dalam, namun itu bukanlah soal karena sejak hari itu rasa kecewa memang sudah mulai merasuk ke dalam jiwa yang terus berkelana tanpa tujuan. Maafkan Aku, mungkin kelak Aku juga akan membencimu melebihi rasa benci yang pernah tertoreh, yang tak mampu diukur oleh logika dalam bentuk apapun. Tapi kebencianku juga bukanlah soal, bukankah menurutmu inilah yang terbaik. Jadi secara perlahan Saya harus menarik diri dari kehidupanmu dan kembali ke titik nol di mana Saya tidak akan pernah mengenalmu. Inilah Aku... Yang harus menelan kekecewaan dari hal yang Kamu anggap baik. Semua rasa yang pernah ada, telah berlalu secara percuma menimbulkan keretakan pada hati yang telah hancur berkeping-keping dalam ombak-ombak kemunafikan. Terima kasih atas waktu yang berujung luka. Mungkin ini berlebihan, tetapi tak ada yang lebih menyakitkan dari ini. Terima kasih atas rindu yang pernah terucap, walaupun itu hanya sesaat dan juga berakhir pada luka. Saya berharap kelak dalam kewarasanmu, Kamu bisa melihat kembali ke belakang di mana ada waktu yang Kita lalui bersama. Tapi sudahlah... Bagiku tak ada lagi kata yang mampu mengungkapkan KECEWA DAN LUKA yang akan terkubur dalam hati ini.

Minggu, 23 April 2017

Yang Terbuang Dan Yang Terhempas

Minggu pagi yang dibarengi dengan hujan, seakan memberikan tanda bahwa langit ikut bermuram durja dan ikut merasa kehilangan akan sepenggal cerita dalam kisah yang terselubung oleh sebuah kenyataan pahit dalam tetesan-tetesan cinta yang terlarang. Sikap dan Posisimu telah membuatku TERBUANG dan TERHEMPAS dalam luka yang tak nampak ke permukaan. Mungkin karena Aku terlalu pandai untuk menyembunyikan luka ini, atau Kamu yang memang tidak menyadarinya. Sikapmu telah berhasil menghentikan langkahku, tapi tidak dengan rasaku. Sehingga hal inilah yang membuatku harus tenggelam ke dalam rasa yang baru, rasa yang sungguh menyakitkan. Andaikata Kamu menghentikan langkahku berbarengan dengan menghentikan rasaku pula, mungkin akan berbeda alur ceritanya. Tapi berada dalam posisiku yang tidak mampu untuk berjalan, sementara rasa terus tumbuh membuatku semakin terpuruk dalam luka-luka yang perihnya melebihi siksa api neraka. Aku telah menunjukkan salah satu bukti dari berjuta bukti yang kumiliki dalam mencintaimu. Iya... Bukti bahwa Aku telah menepis ego, hanya untuk memberikan kenyamanan dalam posisimu. Kamu memang cerdas, untuk membuatku bersikap dalam hal ini, tapi Kamu tidak terlalu cerdas dalam merasakan kesengsaraan berada dalam posisiku. Mungkin sekarang Kamu telah mendapatkan kembali kenyamanan yang telah kuusik selama ini. Itulah kesalahanku yang tak mampu kutepis oleh logika karena rasaku tumbuh bersama rotasi waktu yang juga merupakan takdir dari Sang Sutradara Kehidupan. Sampai detik ini, Aku masih mencoba mengumpulkan segala kekuatan untuk menjalani hari-hariku tanpa dirimu lagi. Kemarin merupakan kebahagian, semangat, harapan dan bahkan menjadi sebuah motivasi. Tapi sekarang, KEMARIN itu telah menjadi masa lalu. Yang apabila dikenang, hanya akan memunculkan seribu tetasan dari mata yang tak pernah mampu melihat keindahanmu lagi karena telah dibatasi oleh sikap dan posisimu. Semakin kumencoba untuk menghilangkan rasa ini, semakin membuatku mencintaimu lebih dalam lagi. Bahkan hujan yang turun saat ini pun, tak mampu menghapus jejakmu dalam kehidupanku. Karena memang hujan tidaklah serendah itu, yang tega menghilangkan titik kebahagian seseorang. Mungkin sekarang Kamu sudah bisa kembali menjalani kehidupanmu, tanpa beban akan hadirku sebagai pengusik yang menjadi noda dalam hidupmu. Biarkanlah angin menerbangkanku ke dalam muara luka yang semakin dalam karena sejak awal Aku telah dibuang dan dihempaskan oleh CINTA yang tak semestinya.

-hr-

Sabtu, 25 Maret 2017

Kamuflase Pelangi Yang Tertawan Rasa

Di senja yang mulai ranum, Kamu menyapaku melalui akun messenger milikmu. Diawali dengan percakapan basa-basi yang selanjutnya memintaku untuk membuatkanmu puisi tentang pelangi yang tak kunjung datang setelah bumi ini terpatri oleh butir-butir hujan yang selalu datang bersama dengan perasaan rindu. Permintaanmu itu bukanlah hal yang sulit bagiku, bukan juga karena Aku tidak mau mengabulkan permintaanmu. Akan tetapi, untuk saat ini Aku tidak tertarik menorehkan penaku untuk memuja pelangi yang bagiku hanyalah kamuflase keindahan yang bersifat sesaat. Karena ada yang lebih penting dari itu semua, sesuatu hal yang mungkin tidak pernah Kamu sadari selama ini. Ya... Sesuatu hal yang merupakan hal tergila yang pernah ada dalam kehidupanku. AKU MERINDUKANMU. Inilah hal tergila yang Aku maksudkan. Sementara Kamu sibuk dan terus mencari pelangi itu, Aku juga disbukkan dengan perasaan rindu ini terhadap dirimu. Mungkin bagimu hal ini tidaklah lebih penting dari pelangi yang Kamu cari, tapi bagiku rasa ini tidak akan pernah sebanding dengan pelangimu. Banyak hal yang Aku rindukan darimu, dan semuanya itu hanya bisa terkubur dalam lubang penantian tegur sapa yang jika dicerna telah melampaui batas waktu dan logikaku sendiri. Sekian lama rasa ini terpendam, namun tak pernah mampu hilang dalam rentetan-rentetan bom waktu yang meledak setiap saat. Pernah kumencoba untuk menghilangkannya, namun rasa ini justru semakin memberontak menguasai permukaan yang gersang. Hingga akhirnya Kamu muncul dalam bentuk abstrak di setiap hariku. 

Kamu masih disibukkan dengan pelangi tanpa secuilpun Kamu milirik tentang rasaku. Kamu berpikir dapat melihat pelangi disetiap penghujung hujan, ternyata tidak. Menurutmu, bukannya pelangi tidak ingin menampakkan keindahannya tapi pelangi tidak dapat melawan senja yang dikuasai oleh kegelapan. Namun bagiku, pelangi yang Kamu nantikan memang tak selamanya muncul di penghujung hujan. Seperti kali ini, pelangi tak akan muncul karena tertawan oleh rasaku yang telah membuncah dalam setiap rentang patamorgana kehidupan. Menelesuri setiap jengkal kehidupanmu yang semakin menggila dalam bayang semu yang menjadi sahabat sejatiku. Aku tak pernah menuntutmu untuk membalas setiap rasa yang kumuliki karena tanpa Kamu minta hal tersebut telah Aku sadari sejak pertama kali mengenalmu. Semua rasa tentang dirimu, merupakan ketidak mungkinanan dan kemustahilan bagiku untuk mendapatkan serbersit bongkahan hatimu, bahkan yang terkecil sekalipun. Namun, jangan pernah melarangku tentang rasa ini, karena itu sama saja Kamu membunuhku secara perlahan. Biarkan rasa ini terus bertahta dalam singgasana yang tersembunyi hingga waktu menjemputku. Aku hanya ingin Kamu tahu dan menyadari akan rasaku ini tanpa harus merubah sedikitmu alur cerita kehidupanmu. Biarkan Aku berimajinasi dalam bahtera cintamu yang tak akan pernah Aku rasakan. AKU MENCINTAIMU LEBIH DARI YANG KAMU TAHU.

-hr-

Rabu, 15 Februari 2017

Kenali Aku, Di Dalam Secangkir Kopi...

Hai guys... Perkenalkan Saya HENDRIK, founder dari blog ini. Saya cowok kelahiran 1985 yang suka makan mie goreng bakso, pecandu kopi dan suka warna pink. Saya bekerja di salah satu media cetak lokal di Kab. Bone Sulawesi Selatan. Dalam hidup, keinginanku sangatlah sederhana, yaitu bisa bangun tidur setiap pagi dan menikmati secangkir kopi. Bekerja di media cetak, seiring dan sejalan dengan hobbyku yang suka memabaca dan menulis. Bagiku, dengan menulis Saya merasa menggenggam dunia ini. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Menulis juga melatar belakangi adanya blog ini. Bercerita soal SECANGKIR KOPI KEHIDUPAN yang menjadi nama blog ini, merupakan rangkaian catatan perjalanan hidupku mulai tahun 2013 yang lalu. Banyak hal yang ingin saya tumpahkan dalam bentuk tulisan, sehingga Saya berpikir membuat wadah akan cerita-cerita hidupku itu, dan alternatifnya adalah blog ini.  Saat ini, Saya menyandang status sebagai duda setelah proses perceraian dengan mantan istriku. Dari pernikahan tersebut, Kami dikaruniai seorang anak perempuan yang saat ini ikut mamanya. Mengenai perceraianku, akan Saya bahas pada next article. Nah... Sekian dulu pengenalan singkat tentang diriku dan blog ini. Semoga kehadiran blog yang berisikan catatan hidupku, bisa menjadi bahan inspirasi, renungan bahkan harapan Saya bisa menghibur teman-teman semua. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya. Sebelum Saya tutup, Saya menyimpan satu pesan bahwa apapun dan bagaimanapun kondisi, keadaan dan situasi kehidupan yang teman-teman hadapi saat ini, tetaplah bersyukur karena di setiap cerita selalu ada ruang skenario yang diciptakan sebagai secangkir kopi dalam kehidupan Anda.

-Salam Secangkir Kopi-hr-